5 Film Yang Mengutip Kata Kata Penyair Dunia

  Kali ini saya mau sharing tentang 5 film yang mengutip kata kata penyair dunia lokal maksudnya hehe, untuk yang penyair dunia akan saya share dipostingan selanjutnya oke


1. Istirahatlah Kata Kata – Wiji Thukul 


Istirahatlah kata-kata


Janganlah menyembur-nyembur


Orang-orang bisu


Tidurlah kata-kata


kita bangkit nanti


menghimpun tuntutan-tuntutan


yang miskin papa dan dihancurkan.


 Kekuatan kata ini sangat ditafsirkan oleh Wiji Thukul. Penyair ini, yang juga seorang aktivis, ditangkap dan menghilang dalam kerusuhan 1998. Karya-karyanya masih dibaca dan disajikan. Melalui film ini, pembuat film Josep Angie Noan menyajikan bagian Vi A dari pengalaman hidup Ji dan bagaimana dia menulis untuk membahas kehidupan orang-orang kecil dan kepahitan kemiskinan dan kesedihan dalam :



2. Ada Apa Dengan Cinta – Chairil Anwar


Bukan maksudku mau berbagi nasib


Nasib adalah kesunyian masing-masing.



Karakter Chairil Anwar dan puisinya adalah aspek kuat dari sejarah dalam film Ada Apa dengan Cinta yang ditampilkan pada tahun 2002. Dia menikmati film ini dan juga diundang untuk mempelajari salah satu karya terkenal Aku, Chairil Anwar: karya yang kemudian menginspirasi Shuman ayaya, Itu mengubahnya menjadi buku untuk menjadi lem hubungan antara Sinta (Dian Sastrowardoyo) dan Rangga (Nicolas Saputra). 


Produser Mira Lesmana telah mengungkapkan, media melaporkan bahwa ia juga berniat untuk mengerjakan film tentang Chail Anwar, yang menyandang nama Aku, jahat.



3. Hujan Bulan Juni – Sapardi Djoko Damono 


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana


Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu


Aku ingin mencintaimu dengan sederhana


Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada


Dalam peran utama, Adipati Dolken dan Velove Vexia, film ini didasarkan pada novel yang diisi dengan garis-garis puisi dan Sapardi Djoko Damono. betapa indahnya ketika mereka jatuh cinta dan sekaligus menunjukkan betapa kuatnya kata-kata itu.



4. Lari dari Blora – WS Rendra 


Suatu malam aku mandi di lautan


Sepi menjadi kaca


Bunga-bungaan yang ajaib bertebaran di langit


Aku inginkan kamu, tetapi kamu tidak ada


Sepi menjadi kaca.


Seringkali penyair berjuluk Siramarg ini dikenal dengan karya-karyanya yang jelas. Sebut saja sebagai ballada Orang Favorit, untuk blues Bonnie, an Empire Poetry Collection, atau Orange Rangkasbitung. Selain menambah aktivitas aktif dalam puisi, Rendra juga ditampilkan dalam film, Termasuk Larry Dari Blora, yang tayang di layar lebar pada 2007 dengan pembuat film Aklis Suriyapati. Selain membaca bukunya, persepsi tindakannya di layar juga memahami kisah Rendra. 




6. Gie - Soe Hok Gie 


Mari sini sayangku


Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik, dan simpati padaku


Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung


Kita tak pernah menanamkan apa-apa/ Kita tak kan pernah kehilangan apa-apa.


Film karya Miles Film tahun 2005 ini merupakan film yang bercerita tentang Gie, seorang mahasiswa sastra kritis di Universitas Indonesia. yang mengekspresikan batin dan kontrasnya. Kutipan dari puisi Gie kuat dan juga penuh emosi.


Kali ini yayasannya adalah puisi Mansour No New York Today. Puisi ini merujuk pada kisah Ranga, To Self sebelumnya telah melakukan publubing sejumlah buku, Couquila (2012) dan "Seeing the Fire of Work"ngal4nyenangkan.

Comments

Popular posts from this blog

Berikut Adalah Kata Kata Sapardi Djoko Damono Tentang Kehidupan

Kumpulan Kata Kata Sang Penyair